![]() |
| Perairan di Pulau Cemara Besar |
Pergi bersama Jaladwara membuat saya berhati-hati dalam snorkelingan. Ternyata ada banyak rambu-rambu yang harus kita ikuti selama berwisata di laut. Nah, berikut hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama berwisata di laut menurut marinebuddies.
DO:
![]() |
| Latihan snorkeling dahulu sebelum "turun" ke laut |
2.Belajar keahlian snorkeling jauh dari terumbu karang.
3.Pastikan peralatan yang akan kamu bawa saat snorkeling akan terpakai sepenuhnya. Agar tidak terjadi kesulitan saat berada di dalam laut.
4.Bila kamu ragu-ragu terhadap kondisi laut yang akan diselami, gunakanlah jaket selam.
5.Pelajari lebih jauh mengenai “Ramah Lingkungan”.
![]() |
| Pemilik perahu mengaitkan tali di terumbu karang |
DON’T DO:
1.Menyentuh, berdiri, atau istirahat sejenak di atas terumbu karang. Walaupun kamu menggunakan sarung tangan dan sepatu selam, di sana terdapat binatang yang sangat lembut dan kadang tidak terlihat oleh mata. Aktivitas menyentuh terumbu karang bisa merusak, merugikan, bahkan membunuh biantang tersebut.
![]() |
| Hal kecil yang dapat merusak ekosistem laut |
![]() |
| Bukan untuk ditiru |
3.Memburu, merusak, memancing, bahkan menangkap semua makhlup hidup yang ada di laut.
4.Mengambil apapun yang ada di laut, baik dalam keadaan hidup atau mati.
Selain hal-hal di atas, berdasarkan pengalaman Jaladwara, penting juga untuk memerhatikan beberapa hal seperti berikut:
![]() |
| Pilih pelampung terbaik |
2.Pilih kaki katak sesuai dengan nomor kakimu. Kaki katak dapat membantu kita dalam menyelam atau snorkelingan. Kaki katak yang tidak “pas” di kaki akan menghambat aktivitas di bawah laut.
| Aktivitas memberi makan ikan dapat mengganggu sistem rantai makanan mereka |
4.Jangan pernah membuang sampah di laut atau meninggalkannya di pulau-pulau kecil yang tidak memiliki tempat pengolahan sampah. Bawalah kembali sampahmu ke daratan.
![]() |
| Dilarang mengambil pasir pantai! |
6. Tolaklah jika pemandu meminta kamu untuk berpose memegang terumbu karang.
7. Tolaklah jika pemandu mengajak kamu untuk memberi makan ikan.
8. Sampaikan himbauan untuk tidak menyentuh terumbu karang atau memberi makan ikan kepada pemandu yang menemani perjalananmu.
9. Tegurlah peserta trip yang lain jika melakukan hal-hal yang tidak boleh dilakukan.
Sikap bijak kita dalam berwisata akan menentukan keberlanjutan tempat-tempat dengan keindahan alam yang luar biasa itu. Maka, pastikan kita tidak menjadi bagian agen “perusak” alam atau objek wisata yang kita kunjungi.[Inu]
Catatan:
Beberapa foto diambil dari dokumentasi sukawisata.



00.21
Jaladwara







Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar