10 – 11 Mei 2013
(dari Jakarta, berangkat tanggal 9 Mei malam)
”Cilacap adalah pelabuhan yang salah letak,” ungkap Dr. J. Thomas Lindblad, ahli sejarah ekonomi Indonesia. Ia berpendapat bahwa Pelabuhan Cilacap merupakan pelabuhan yang anomali karena posisinya yang tidak menghadap ke dalam Kepulauan Nusantara, justru ke Samudera Hindia. Lalu, apa yang melatarbelakangi anomali ini?
Jaladwara mengajak kawan-kawan untuk berpetualang menyusuri lorong waktu ke kawasan Cilacap di masa ratusan tahun silam. Bersama-sama kita akan menggali berbagai kisah di balik berdirinya benteng-benteng di kawasan Cilacap.
Ada benteng-benteng di Cilacap? Ya, tak banyak yang mengetahui bahwa kawasan Cilacap di masa silam merupakan sebuah pelabuhan penting, di mana terdapat 3 benteng pertahanan yang dibangun oleh Inggris dan pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1830an.
Benteng megah yang terdapat di Semenanjung Cilacap memiliki bentuk yang hampir sama dengan Benteng Rijnauwen, benteng terbesar di Belanda. Benteng ini dibangun pada 1853 dan oleh masyarakat lokal dikenal sebagai Benteng Pendem karena jika dilihat dari sisi luar terlihat seperti terpendam, sejajar dengan permukaan tanah.
![]() |
| Terowongan menuju ruang haxo casemate di Benteng Pendem |
Sementara tak jauh dari Cilacap, di Pulau Nusa Kambangan, berdiri Benteng Karang Bolong dan Klingker yang dibangun sekitar tahun 1830.
Benteng Karang Bolong merupakan satu-satunya contoh sistem pertahanan tipe Tour Modele di Indonesia yang masih dalam kondisi utuh. Tour Modele sendiri merupakan desain benteng pesisir yang menjadi standar baku pada zaman pemerintahan Napoleon.
![]() |
| Pos jaga, akses masuk menuju Benteng Karang Bolong |
Sementara Benteng Klingker dengan struktur bangunan yang sangat mengagumkan merupakan benteng tipe Martello yang dikerjakan dengan sentuhan seni. Benteng tipe Martello juga dapat dijumpai di Pulau Kelor dan Bidadari, di Kepulauan Seribu, namun bentuk Benteng Klingker secara umum kondisinya jauh lebih baik dibandingkan benteng tipe Martello di Kepulauan Seribu.
Tentunya tak hanya benteng yang kita bicarakan di sini. Ada juga para rempah yang menjadi penyebab utama kehadiran benteng-benteng di Indonesia.Pada petualangan ini, Jaladwara mengajak kawan-kawan untuk berlabuh di Nusa Kambangan. Kita akan mendirikan tenda dan bermalam di tepi pantai berpasir putih untuk dapat merasakan sensasi di lokasi yang bersejarah ini.
![]() |
| Tenda-tenda di tepi pantai :) |
Selama berlabuh di Nusa Kambangan, kita akan melakukan berbagai kegiatan yang menyenangkan, yang akan membantu kita untuk lebih mengenali kondisi Cilacap di masa lalu.
![]() |
| Para peserta yang sedang mencoba memecahkan teka-teki, "Kira-kira ada di mana ya?" |
Hari ke-1, Kamis, 9 Mei 2013
Peserta dari Jakarta dan sekitarnya, berangkat di malam hari
Hari ke-2, Jum’at, 10 Mei 2013
06.30 : Peserta dai Jogja Kumpul di pool Bis Efisiensi Ambar Ketawang
13.00 – 13.15 : Kumpul & registrasi di Teluk Penyu, Cilacap
13.15 – 14.30 : ISHOMA
14.30 – 16.30 : Serius atau Bercanda: Membangun Benteng di Cilacap [Menelusuri sejarah dan arsitektur Benteng Pendem Cilacap]
16.30 – 17.00 : Berlabuh di Nusa Kambangan [Perjalanan dari Teluk Penyu menuju Pulau Nusa Kambangan]
17.00 – 17.30 : Perjalanan menuju Pantai Karang Bolong
17.30 – 18.00 : Ayo Dirikan Tendamu [pasang tenda + bersih2]
18.00 – 19.00 : ISHOMA
19.00 – 22.00 : Dongeng Benteng & Permainan Kenal Benteng [tukar sapa, dongeng seputar benteng di Indonesia khususnya Jawa, & dongeng Cilacap Tempo Dulu]
22.00 - : Masuk tenda dan tidur.......
Hari ke-3, Sabtu, 11 Mei 2013
05.00 – 07.00 : Selamat Pagi Nusa Kambangan [bangun, bersih-bersih, senam pantai, berenang, dll]
07.00 – 08.00 : Sarapan pagi
08.00 – 09.00 : Antara Benteng dan Rempah [Ngobrol2 tentang dunia rempah dan perbentengan di Indonesia]
09.00 – 11.00 : Memburu Rempah [Jelajah Benteng Karang Bolong lewat simulasi permainan & sesi tukar cerita. Cicipi peran menjadi arkeolog]
11.00 – 12.30 : Bongkar tenda + bersih2 sampah + ISHOMA
12.30 – 12.45 : Perjalanan menuju Benteng Klingker
12.45 – 13.45 : Hai Klingker! [Eksplorasi Benteng Klingker + tukar cerita]
13.45 – 14.15 : Perjalanan menuju Teluk Penyu, Cilacap
14.15 – 14.45 : Ada Jepang di Cilacap [Eksplorasi bungker-bungker Perang Dunia II]
14.45 - : Pulang menuju kota masing-masing
Fasilitas yang didapat
1. Makan besar [4 kali]
2. Makan kecil [ 2 kali]
3. Tiket masuk ke Teluk Penyu, Benteng Pendem, Benteng Karang Bolong
4. Sewa perahu Teluk Penyu-Nusa Kambangan [PP]
5. Tenda + lampu badai [satu tenda berbagi untuk 4 peserta]
6. Isi ulang air minum
7. Pemandu lokal + Jaladwara
8. Buku Panduan + alat permainan Jaladwara
9. Cinderamata
10. Kawan baru + pengalaman + pengetahuan baru :-)
Fasilitas tidak termasuk:
1. Makan malam/pagi di waktu perjalanan menuju Cilacap dan kembali ke kota masing-masing.
2. Kantong tidur/sleeping bag & matras [bagi temen-temen yang belum punya, Jaladwara bisa membantu untuk menyewakan]
Kisah lebih lengkap tentang sejarah Benteng di Cilacap, sila disimak di:
http://jaladwaratour.blogspot.com/2012/04/kapalpengangkut-garam-itu-bernama-allen.html
Koleksi foto trip Jaladwara ke benteng-benteng di Cilacap, bisa lihat di:
http://jaladwara.weebly.com/3/post/2011/10/trip-benteng-benteng-di-cilacap-15-16-oktober-2011.html
Apa kata mereka tentang trip benteng di Cilacap:
http://jaladwaratour.blogspot.com/2011/10/trip-benteng-cilacap-apa-kata-mereka.html
Ayo...tunggu apa lagi, segera daftarkan diri Anda.
PERLU DIINGAT:
- Demi terjalinnya keakraban antara peserta & Jaladwara, petualangan ini TERBATAS untuk 15 peserta.
- Pendaftaran ditutup 1 Mei 2013, pk. 23.59.
- Petualangan dilakukan jika jumlah peserta minimal 10 orang.
BIAYA yang dibutuhkan:
Rp 290 ribu/ orang (belum termasuk biaya transportasi menuju Cilacap)
BIAYA TRANSPORTASI bervariasi, tergantung moda transportasi yang dipilih.
A. Peserta dari Jogja:
- Naik Bus Efisiensi : Rp 80 ribu/ orang (PP)
- Naik Travel Rahayu: Rp 100 ribu/ orang (PP)
B. Peserta dari Jakarta:
- Naik Bus: Rp 120 ribu – 160 ribu/ orang (PP)
- Naik Travel: Rp 260 ribu – 300 ribu/ orang (PP)
- Naik Kereta: Rp 320 ribu (bisnis) & Rp 460 ribu (eks)/ orang (PP)
Bagi peserta yang ingin berangkat bersama-sama, Jaladwara bersedia membantu mengatur pemesanan tiket untuk moda transportasi yang telah disepakati.
Info lebih lengkap tentang pilihan transportasi menuju Cilacap, bisa lihat di:
http://jaladwaratour.blogspot.com/2012/05/banyak-jalan-menuju-cilacap.html
Untuk info tempat berkumpul serta perlengkapan yang perlu dibawa akan diberikan jika jumlah peserta telah memenuhi kuota minimal.
Bagi yang berminat untuk ikut serta:
1. Segera daftarkan diri Anda dengan mengisi formulir di: http://bit.ly/17erdm1
2. Selanjutnya kami akan mengabari Anda tata cara untuk mentransfer biaya trip
Jika ada yang ingin ditanyakan atau sekedar ingin menyapa, sila kontak:
a. Inu di 0856 433 11441 atau kristantiwardani@gmail.com
b. Jaim di 0856 430 40230 atau jaimpoutz@gmail.com
Teriring salam,
JALADWARA, Buka Mata Kenali Nusantara :-)



18.41
Jaladwara






Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar